Cara Mengajukan KPR Kredit Kepemilikan Rumah agar disetujui bank

Cara Mengajukan KPR Kredit Kepemilikan Rumah agar disetujui bank  – Rumah memang sebuah kebutuhan yang sangat penting bagi kita semua. Apalagi mempunyai rumah sendiri, mewah lagi. Mmmmm itu tentu menjadi idaman bagi semua orang, betul gak guys. Iya memang, mempunyai sebuah rumah impian memanglah menjadi idaman semua orang. Terkadang mereka sampai melakukan apapun demi memiliki sebuah rumah idaman.

Karena kebanyakan permasalahan orang yang ingin memiliki rumah idaman adalah tidak memiliki harta yang cukup atau minim harta, sehingga itu menjadi permasalahan bagi mereka. Namun yang namanya manusia itu mempunyai hasrat untuk selalu memiliki apa yang dia inginkan, sehingga mereka sampai melakukan banyak hal yang terkadang sangat terbilang extrime. Termasung bagi mereka yang ingin mewujudkan impiannya untuk memiliki rumah idaman. Walaupun harus ngutang ke bank, atau minta pada orang tuannya itu akan dilakoninya demi mewujudkan impiannya.

Cara-Mengajukan-KPR-Kredit-Kepemilikan-Rumah-agar-disetujui-bank

Namun, apakah semudah itu mencari pinjaman uang ke bank dan langsung di ACC oleh bank? Itu tidaklah mudah loh guys, butuh beberapa proses untuk mengajukan kredit ke bank.

Berikut ini kami akan sajikan beberapa tips dalam mengajukan kredit KPR anda agar dipermudah oleh bank.

Tips mengajukan KPR di Bank.

Ada beberapa syarat yang harus di penuhi dalam mengajukan KPR  anda. Sehingga KPR yang anda ajukan mudah di Approve/disetujui oleh bank. Berikut ini merupakan beberapa tips yang harus anda  lakukan ketika ingin mengajukan kredit rumah kepada bank.

Berikut Cara Mengajukan KPR Kredit Kepemilikan Rumah agar disetujui bank :

Perhatikan Kelengkapan Dokumen/Legalitas Dalam Pengajuan Kredit

Mungkin terkesan ribet ya gan, ketika ingin mengajukan kredit ke bank, ada beberapa persyaratan. Ya itu sudah jelas dong ! Namun itu memang sebuah prosedure dari bank. Mana ada bank yang mau dirugikan. Oleh karena itu salah satu kebijakan yang paling sederhana yaitu menyertakan dokumen dokumen dasar untuk keperluan mengajukan kredit. Dan salah satu dokumen yang menjadi sorotan utama dari pihak bank adalah berkaitan dengan kesehatan finansial anda. Tentunya pihak bank tidak akan mau memberi pinjaman kepada orang yang kondisi keuanganyya sedang buruk bahkan sedang sakit, hehe.  Karena pihak bank akan lebih selektif terhadap urusan yang satu ini. Saran dari infobisnisproperti.com jangan sekali-kali anda memanipulasi tentang data keuangan anda. Jangan memaksakan jika kondisi keuangan anda sedang buruk, dan memanipulasi data keuangan seakan-akan anda mampu dan bahkan dalam kondisi yang sangat bugar. Karena itu justru akan menjadi belenggu bagi anda, bahkan bisa menjadi bumerang bagi anda sendiri. Karenanya meminjam uang di bank paling tidak mempunyai jangka waktu 5-10 tahun. Jikalau kondisi keuangan anda sedang buruk maka yang ada akan memperburuk keuangan anda.

Rekening koran. rekening koran adalah salah satu syarat yang mutlak dan sangatlah penting untuk mengajukan kredit di bank. Karena pihak bank akan membaca di setiap statement anda melalui rekening koran tersebut. Sehingga pihak bank akan memberi keputusan bisa tidaknya memberikan kredit pada anda. Selain dari berbagai hal tersebut, usia anda juga mempengaruhi ketika anda mengajukan kredit dan jumlah tanggungan anda.

Ukur Kemampuan Pembayaran Anda

Langkah yang selanjutnya adalah dengan mengukur kemampuan pembayaran anda. Karena seorang kreditur yang bijak adalah dimana ia dapat mengukur sejauh mana kemampuannya dalam membayar cicilannya di bank. Itu menjadi catatan yang sangat penting buat anda ( kreditur ). kenapa sebegitu pentingnya? Ya tentu dong ! Yang namanya pinjam atau hutang ya jelas harus dikembalikan, apalagi pinjam di bank, ya malah akan semakin berat permasalahan anda jika tidak dikembalikan. Oleh karena itu, jika anda melakukan kredit di bank maka upayakan agar biaya cicilan anda sesuaikan dengan daya kemampuan anda. Jangan pernah memaksakan untuk mencicil dengan jumlah diatas kemampan anda. Mungkin jika ada seseorang yang membayar diatas kemampuannya itu mereka mengira bahwa biar lebih cepat untuk melunasi. Eeeehhhh ternyata itu merupakan suatu tindakan bodoh yang nantinya akan menambah penyakit finansialnya. Mungkin dalam jangka waktu pertama pembayaran sih masih bisa di upayakan, namun gak lama kemudian itu akan menjadi masalah besar baginya, yang ada terus menunggak cara pembayarannya. Coba bayangkan jika kondisi tersebut sampai anda alami, tentunya tidak mau dong ? So, berfikirlah secara bijak dalam memutuskan untuk pembayaran biaya cicilan di bank. Yaitu dengan menyesuaikan daya kemampuan bayar anda di setiap bulannya, sehingga bisa meringankan beban anda.

Sebagai gambaran serta untuk pertimbangan anda, saat ini Bank Indonesia menjadi regulator kebijakan kredit KPR di Indonesia mensyaratkan DP (Down Payment) dengan jumlah 30% dari total kredit anda. Dan bank tidak membiayai uang muka sejumlah 30% tersebut. Sehingga itu menjadi sebuah kewajiban bagi anda sebagai seorang calon kreditur.  Misalkan anda menginginkan rumah sejumlah 400 juta, maka Dp yang musti anda bayarkan adalah sebesar 120 juta. Memang itu sudah menjadi sebuah aturan dari pihak bank. Jadi, mau gak mau ya memang itu prosedurnya. Maka, jika anda belum mempunyai uang dengan sejumlah tersebut, maka urungkanlah niat anda dulu untuk kredit di bank. Mungkin itu akan menjadi sebuah kekecewaan bagi anda jika belum bisa mempunyai sebuah rumah idaman.

Dan satu hal lagi yang musti anda perhatikan adalah Bank sebagai pemilik uang tentunya punya sebuah wewenang dalam memberikan persyaratan tersendiri dalam menerima atau menolak permohonan kredit. Bank juga menentukan jumlah uang cicilan tersebut berdasarkan harga kredit KPR, uang muka, jangka waktu kredit serta rasio pendapatan rutin Anda. Besarnya uang cicilan yang harus Anda bayar dalam setiap bulannya tidak boleh lebih dari 40% dari jumlah pendapatan Anda. Rasio yang ditetapkan oleh bank biasanya berkisar antara 30-40%, artinya jumlah total kredit yang harus Anda bayarkan dalam satu bulan tidak boleh lebih dari 40% dari pendapatan setiap bulannya.

Baca Juga: Cara Mengajukan KPR Kredit Kepemilikan Rumah agar disetujui bank

Berikan Nilai Plus di Dalam Performa Keuangan Anda

Syarat mutlak berikutnya ketika anda ingin mengajukan kredit KPR adalah melalui performa keuangan anda. Dan itu sangat wajib untuk anda jadikan sebagai syarat dalam mengajukan kredit KPR di bank. Karena jika anda pernah sesekali bermasalah dengan bank maka nama anda akan  tercatat secara online di seluruh bank manapun kalau anda pernah di blacklist ( masuk dalam daftar hitam di bank ). jika seseorang sudah masuk di blacklist bank, maka jika ingin mengajukan kredit itu sangatlah sulit, bahkan tipis sekali harapannya. Oleh sebab itu, performa keuangan anda akan menjadi syarat yang sangat mutlak dalam proses KPR  di bank. Sebagai catatan tambahan, misalkan Anda pernah tercatat pernah mengeluarkan Giro Blank ( Bodong ), ketika anda melakukan pembayaran sebanyak 3 kali transaksi Andapun sudah masuk menjadi daftar hitam catatan Bank Indonesia (BI).

Jaga Kepercayaan! Terutama Dalam hal Pembayaran Cicilan

Kepercayaan memang mahal harganya, karena segala sesuatu akan berjalan dengan baik apabila sudah terbangun sebuah kepercayaan. Apalagi bermasalah dengan bank. Maka anda harus benar-benar melakukan tindakan yang jujur serta berkomitment. Sebuah Pepatah Cina kuno mengatakan, “Sekali Anda tidak dipercaya satu kali maka selamanya Anda tidak akan dipercaya”. Wah kata-kata tersebut terdengar miris ya, hehe. Oleh sebab itu jagalah baik-baik sebuah kepercayaan. Terlebih dalam masalah cicilan anda ke pihak bank. Jadi, usahakan tepat waktu dalam pembayaran, jangan sampai anda menjadi catatan hitam di bank dalam proses pembayaran kredit apapun. Karena pihak bank akan merekomendasikan tentang anda keseluruh bank yang ada melalui via online jika anda telah masuk menjadi daftar hitam.

Ajukan Kredit KPR Ke Berapa Bank Berbeda.

Trik yang satu ini juga tak kalah pentingnya loh gan, yaitu dengan cara mengajukan kredit KPR ke beberapa bank berbeda. Karena yang namanya sebuah usaha itu kan ada yang namanya berhasil dan gagal. Nah, untuk mengantisipasi hal tersebut maka cara yang sangat tepat yaitu dengan mengajukan kredit kebanyak tempat yang berbeda. Di ibaratkan ketika ingin menjala sebuah ikan, semakin banyak jala yang disebar maka semakin banyak pula ikan yang akan di dapat. Gambaran tersebut juga berlaku ketika ingin mengajukan kredit KPR perumahan. Cara seperti ini dibutuhkan ketika lamanya menunggu proses administrasi kredit kita ditolak ataupun di terima. Dan masih banyak lagi keuntungan ketika melakukan trik seperti ini. Bahkan pula kita akan mengetahui dan membandingkan plus minus antara bank satu dengan bank lainnya di dalam memberikan kredit kepada para nasabahnya. Bisa jadi ada sebuah selisih jumlah bunga diantara bank-bank yang ada. Jadi, semua itu tiada yang gratis guys !! ketika anda hendak menyodorkan beberapa kredit ke beberapa bank tentu ada biaya yang harus dikeluarkan ketika melakukan sebuah survey. Jadi. Pikirkanlah secara bijak ketika anda hendak melakukan kredit terhadap bank.

Baca Juga: Tips Memilih Jasa Desain Rumah Online Murah dan Terbaik

Demikianlah beberapa trik yang dapat kami sampaikan tentang cara mengajukan KPR ( Kredit Kepemilikan Rumah ) agar mudah di ACC oleh Bank. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi anda. Jika ada kekurangan di dalam tulisan ini silahkan tuliskan koment di bawah, kami akan menerima dengan senang hati masukan-masukan Anda.

Leave a Reply