Analisa Usaha Fotocopy & Alat Tulis,Butuh Modal Berapa ?

Analisa Usaha Fotocopy & Alat Tulis,Butuh Modal Berapa ? – Setiap usaha atau bisnis tentu saja dengan tujuan mencari keuntungan bagi kedua belah pihak,karena akan membawa sebuah manfaat baik pengusaha itu sendiri maupun konsumen. Termasuk usaha fotocopy, Seperti yang sering kita lihat bahwa usaha fotocopy begitu berguna, karena banyak dari berbagai instansi membutuhkan hal yang satu ini. Jadi tidak heran jika banyak usahawan yang menggeluti usaha fotocopy. Biasanya usaha fotocopy ini banyak ditemukan didekat instansi pemerintah, sekolah, dan didekat sebuah perusahaan.

Analisa Usaha Fotocopy & Alat Tulis,Butuh Modal BerapaDengan adanya usaha fotocopy ini memang sangatlah membantu banyak orang dalam memudahkan pekerjaannya. Untuk biaya fotocopy memang terbilang cukup murah, namun anda jangan salah, keuntungan yang bisa dihasilkan dari usaha fotocopy sangat bisa diandalkan. Keuntungannya memang sedikit namun usaha ini bisa beromset besar. Dan untuk modal awal mendirikan usaha ini juga cukup murah dan mudah didapat. Berikut analisa modal usaha fotocopy sebagai referensi anda.

Mesin Fotocopy

Untuk membeli mesin fotocopy memang harganya sedikit mahal, namun jika anda ingin modal awal yang lebih murah maka anda bisa menyewa mesin fotocopy. Karena jika mesin fotocopy tersebut terjadi kerusakan maka itu bukan menjadi tanggung jawab anda, itulah yang menjadi kelebihan dari sewa mesin fotocopy . Mesin fotocopy adalah mesin yang cukup riskan untuk dioperasikan. Untuk itu perlu selalu dirawat oleh teknisi yang handal.

Modal Usaha Fotocopy dan Alat Tulis

Rata-rata biaya sewa fotocopy berkisar Rp.500.000 dalam sebulan, untuk biaya tekhnisi biasanya sudah termasuk dalam biaya sewa mesin tersebut. Bahkan anda pun tidak perlu lagi mengeluarkan modal untuk membeli kertas dan tinta ,karena itu juga sudah termasuk dalam biaya sewa mesin. Cara hemat bukan? So, itu artinya anda hanya tinggal menjalankan usaha sambil menunggu keuntungannya saja,hehe. Anda juga tanpa harus memikirkan untuk pengeluaran membeli kertas, tinta, serta untuk perawatan mesin fotocopy anda.

Biaya Alat Tulis

Untuk alat tulis anda harus menyediakan beranekaragam jenisnya, biayanya yang anda keluarkan juga beragam. Anda bisa sesuaikan dengan kebutuhan dari pelanggan anda. Untuk membeli alat-alat seperti: penghapus, ballpoint, paper clip, dan alat tulis kantor lainnya biaya yang harus anda keluarkan ditarget kurang lebih Rp.2.000.000. Selain itu pada umumnya fotokopi juga menyediakan jasa penjilidan, karena itu juga banyak dibutuhkan pelanggan. Untuk biaya membeli kertas mika, map, dan lainnya kurang lebih Rp. 1.000.000.

Harga diatas belum dapat ditentukan secara pasti, karena harga dapat berubah sesuai dengan lokasi anda. Secara global, modal awal untuk membuka usaha fotocopy adalah Rp.5.600.000. jika dengan asumsi menggunakan mesin fotocopy sewa. Namun modal tersebut belum termasuk biaya membeli etalase dan perlengkapan toko lainnya

Karyawan

Langkah awal ketika anda mulai terjun dalam usaha ini yaitu anda tak perlu merekrut banyak karyawan. Cukup maksimal 2 orang saja supaya operasional dapat berjalan dengan baik. Dan anda bisa menggaji karyawan dengan harga Rp.800.000 per bulan.

Baca Juga: Ingin bisnis kerajinan tangan ? Namun belum Mahir, berikut Solusinya

Biaya tempat dan promosi

Untuk sewa kios, anda tak perlu menyewa tempat yang besar, yang penting bisa anda kondisikan supaya bisa menjalankan usaha ini dengan lancar. Harga sewa kios kurang lebih Rp 600.000-700.000 per bulannya. Selain itu untuk biaya listrik dan air, kurang lebih Rp.300.000. Anda juga perlu untuk berpromosi, untuk promosi berupa banner dan media promosi lainnya, diperlukan biaya Rp.300.000.

Itulah Analisa Usaha Fotocopy / Alat Tulis dan Perkiraan Biaya Modal. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply