Alasan Nikah pada Usia Muda Bisa Membuat Siapa Saja Lebih Sukses

Alasan Nikah pada Usia Muda Bisa Membuat Siapa Saja Lebih Sukses – Hello guys, by the way sekarang usia kamu berapa sih ? Apa kamu sudah punya pacar? Terus kapan rencana kalian untuk menikah? Iya sih guys, menikah memang bukanlah hal permainan yang gak bisa disepelekan. Namun, jika sang Do’i sudah mempunyai penghasilan dan usia kalian sudah mencukupi persyaratan, kenapa harus ditunda-tunda? Atau, apa kalian masih ragu untuk menikah di usia muda. Mmmm aku kasih tips nih guys agar kalian tidak ada keraguan lagi. berikut adalah tips nya.

Kalau Mau Sukses, Menikahlah Pada Usia Muda

Alasan Nikah pada Usia Muda Bisa Membuat Siapa Saja Lebih SuksesMenikah Pada Usia Muda

Ngomong ngomong masalah menikah, dalam pernikahan memanglah harus didasari oleh rasa cinta dan kasih sayang yang tulus agar hubungan dalam rumah tangga terjalin dengan harmonis. Nah buah kamu yang sudah menemukan jodohmu dan kalian sudah saling cocok sebaiknya kamu jangan menunda-nunda, karena itu tidak baik. Iya sih memang urusan jodoh itu ada ditangan tuhan. Namun jika kalian sudah merasa yakin bahwa dia itu jodoh kamu, maka jangan mengulur waktu, sikat saja bro, keburu diambil orang loh.

Terkadang memang banyak orang yang menunda pernikahannya itu karena berbagai alasan, entah dalam hal kesiapan mental, kemapanan, ataupun karena masih ada tanggungan dalam keluarganya, sehingga banyak orang yang sebenarnya ingin menikah namun dia terpaksa menunda-nunda untuk menikah.

Bagi para cewek, jika sudah berpacaran dalam jangka waktu yang lama, serta tau bahwa si cowoknya sudah mempunyai penghasilan, maka sang cewek ini biasanya ingin secepatnya untuk dinikahi. Namun bagi para cowok ini terkadang sulit untuk ditebak kenapa mengulur-ulur waktu untuk menikah. Terkadang memang masih ingin bermain-main dulu saking asyiknya pacaran. Terkadang pula ingin segera menikah namun dihalangi oleh beberapa faktor jadinya terpaksa menunda untuk menikah diusia muda.

Nah, buat anda-anda sekalian, jika kalian masih ragu atau bingung dengan pilihan anda untuk menikah di usia muda. Dalam kesempatan kali ini aku kasih penjabaran mengapa dianjurkan untuk menikah di  menikah di usia muda.

Cowok yang menikah muda itu lebih gentleman, lebih berani dan sudah mengerti tanggung jawab

Memang benar jika orang beranggapan jika cowok yang menikah diusia muda maka dianggap gantleman. Bahkan mengerti akan sebuah tanggung jawab. Dia merasa yakin untuk bisa menghadapi permasalahan hidup yang akan ditemui dalam rumah tangganya nanti. Oleh karena itu cowok tersebut berani untuk menikah diusia muda. Namun dalam urusan pernikahan memang tidak boleh gegabah, harus difikir dengan matang-matang. Jika memang sudah benar-benar yakin maka langsung gasss bro. Jangan ditunda lagi hehe.

Lain lagi, bagi cowok yang belum berani untuk menikah. Terkadang memang mempunyai alasan bahwa belum ada kesiapan mental dan ekonomi yang kurang mendukung. Dan ketika si cowok itu ditanya oleh pacar “kapan kamu mau menikahi aku” ? Jika cowok itu tidak bisa menjawab, maka sudah jelas bahwa cowok itu belum punya planning untuk menjadi dewasa yaitu menikah. Bahkan terkadang pacaran hanya dijadikan sebuah setatus saja, biar tidak terlihat jomblo. Jika hal seperti itu terus saja dibiarkan, lalu sampai kapan ? Apakah kamu tidak ingin beranjak dewasa.

Tetapi bagi cowok yang sudah mempunyai pemikiran untuk menikah dan dia sudah mempunyai penghasilan namun belum berani untuk segera menikah, biasanya orang itu memang mempunyai pemikiran yang lain lagi. Mungkin ingin lebih bisa mematangkan lagi, dengan lebih dahulu menabung untuk biaya pernikahannya nanti, atau masih ingin membahagiakan orang tua. Terkadang pula ada yang berkata bahwa “ aku mau menikah tapi setelah S 2” itu berarti dia sedang mempersiapkan diri lebih matang lagi demi rumah tangganya kelak.

Nah, bagi kamu yang sudah mempunyai kematangan dalam urusan pernikahan, maka sebaiknya jangan ditunda lagi. Memang sih, masalah jodoh, mati, rezeki itu ada ditangan tuhan. Namun jika kita mau berusaha maka akan ada jalannya tersendiri. Biar nanti jika ditanya “ kapan kamu nikah”? Supaya kamu bisa menjawabnya dengan pede “ bulan depan”, atau kapan gitu yang penting sudah ada kepastian.

Kalau sudah menikah tidak bisa bebas lagi

Kebanyakan orang berfikir bahwa mereka tidak mau menikah diusia muda karena mereka takut tidak bisa bebas lagi. Nah, hal seperti ini nih yang musti dipertanyakan. Bebas yang seperti apa yang dimaksud? Apakah kebebasan untuk menggoda cewek cewek lain? Kalau hal itu sih sekarang saja kamu juga tidak bisa bebas. Mana ada sih pacar yang betah atau mengizinkan cowoknya godain cewek-cewek lain. Kan sakit hati enneng bang. Haha.

Namun jika kebebasan yang dimaksutkan itu jika berupa kebebasan yang ada manfaatnya kan gak ada salahnya sih. Jika kebebasan itu berupa, seperti nongkrong bareng temen, main kesana sini, dan lain sebagainya. Wah itu ya sudah gak zamannya lagi dong harusnya, lagian kamu bukan lagi anak kecil yang bebas tiada hambatan dan merasa tidak dibebani oleh tanggung jawab. Memang benar, setiap orang itu butuh kebebasan. Hal itu kan bisa di bicarakan bersama sang istri, jika itu sehubungan dengan hal yang positif serta ada manfaatnya ya tak ada salahnya. Namun kalau kebebasan yang hanya merugikan ya mending tidak usah saja deh. Dalam pernikahan memang harus bisa menjaga perasaan serta bisa mengayomi pada pasangannya. Itu semua sudah menjadi tanggung jawab bersama terlebih bagi suami.

Menikah muda lebih bisa memperhatikan dan menjamin pendidikan anak

Menikah diusia muda memang sebenarnya banyak mengandung hal positif dibanding menikah diusia sudah terlampaui batas. Coba anda bayangkan jika anda menikah diusia 28 tahun misal. Jadi ketika anak pertamamu berusia 21 tahun, otomatis usia kamu kan 50 tahun. Padahal diusia segitu kan masalah tenaga sudah mulai melemah, kesehatanpun mulai menurun. Sedangkan anak kamu diusia segitu sedang butuh banyak-banyak uang untuk melanjutkan pendidikan kejenjang yang lebih tinggi.

Dengan usia kamu yang sudang terbilang menua itu, mungkin anda sudah tidak lagi bisa berpenghasilan seperti di tahun-tahun sebelumnya, iya sih memang jalan rezeki itu sudah ada yang ngatur, namun logikanya kan begitu,jika tuhan berkehendak lain ya siapa tau. Tapi memang alangkah baiknya waktu pernikahan itu harus di progres dengan tepat, karena itu menyangkut masa depan anak-anak kamu semua. Jika kamu masih punya tenaga yang kuat kan kamu masih bisa berusaha agar bisa mengatur mengenai pendidikan anak.

Bandingkan jika kamu menikah di usia muda, 23 tahun misal. Jika anakmu berusia 21 tahun maka umurmu kan 45 tahun. Memang sih perbedaannya tidak jauh, cuma 5 tahun. Namun dengan 5 tahun ini tentu bisa menjadikan perbedaan loh guys, mulai dari tingkat kesehatan, tenaga, dan menyangkut masalah penghasilan tentunya.

Rezeki orang memang berbeda beda, ada yang kaya, ada yang pas-pasan, dan ada yang kekurangan. Namun alangkah baiknya kamu sejeli mungkin untuk mengatur kapan waktu menikah yang tepat, maka kamu akan berfikir dan berkata “ oh iya, menikah diusia muda selain enak, akan ada banyak keuntungan dibanding menikah diusia berkelanjutan”.

Mau menikah muda kalau sudah kaya punya rumah dan mobil

Sangat tidak tepat menurut saya  jika ada yang berkata mau menikah jika sudah kaya dan mempunyai mobil. Toh kalau bisa jadi orang kaya, jika tidak bisa kaya, maka tidak akan menikah menikah dong? Logikanya kan begitu. Jadi, hal serupa itu sangatlah tidak tepat, itu hanya pemikirannya para cowok pecundang yang sedang mengelak pada sang cewek ketika diajak untuk menikah. Karena itu merupakan ketidak pastian jangka waktu. Namun jika sudah ada kepastian bahwa mau menikah diusia 27 tahun misal, kalau itu kan sudah ada kepastian waktunya yang bisa ditunggu waktu itu akan tiba.

Setiap manusia ada rejekinya dari tuhan

Jangan pernah takut menikah karena alasan tingkat ekonomi, karena setiap manusia itu sudah ada rezekinya masing-masing dari tuhan. Anda jangan berfikir bahwa setelah menikah malah tidak bisa mencukupi kebutuhan.

Itu pikiran yang sangat konyol. Padahal jika kita mau berusaha, maka rezeki itu akan datang. Karena tuhan itu akan memberikan rezekinya kepada ummatnya yang mau berusaha, berdoa dan ber ikhtiyar. Jika hanya berpangku tangan ya laksanakan menunggu uang dari awang-awang. Sebaiknya jika anda sudah benar benar yakin serta mempunyai tekad yang kuat, maka segeralah menikah diusia muda. Meskipun diawali dari kesederhanaan, jika mau berusaha dan bersyukur maka kesederhanaan itu bisa jadi menjadi kemewahan. Dan tuhan sudah berjanji pada umatnya bahwa tuhan akan memberikan rezekinya yang berlipat ganda setelah ia menikah. Namun jika mereka itu mau berusaha, berdoa dan ikhtiyar.

Leave a Reply