9 Cara Mengatasi Depresi atau Stres Tanpa Obat

9 Cara Mengatasi Depresi atau Stres Tanpa Obat – Pernahkah anda merasa gelisah, kesal, murung, dan emosi serta perasaan was-was yang semua  itu bercampur aduk jadi satu. Bahkan hal itu berlangsung dalam jangka waktu 2 minggu atau lebih ? jika memang anda pernah, maka tak lain anda sudah terkena depresi.

Suatu kondisi yang tidak enak bukan ? depresi bisa datang kepada siapa saja dengan berbagai macam penyebabnya. Tidak hanya kepada kaum bawah saja, kaum menengah keatas, bahkan para selebriti pun bisa terserang oleh depresi.

Ketika depresi sudah mulai menyerang kita, tentu saja kita akan berupaya untuk mengatasi depresi tersebut. Hal yang biasa dilakukan sebagian besar orang untuk mengatasi depresi yaitu dengan obat antidepresan.

Namun perlu anda ketahui bahwa ketergantungan dengan obat ketika anda mengalami depresi merupakan suatu hal yang tidak baik. Sebenarnya masih banyak cara yang dapat anda lakukan untuk mengatasi depresi tanpa menggunakan obat. Apa sajakah cara tersebut ? yuk kita simak 9 Cara Mengatasi Depresi atau Stres Tanpa Obat berikut ini :

1. Meditasi

Ketika anda sedang mengalami depresi, maka anda sangat membutuhkan ketenangan. Maka dengan bermeditasi adalah cara yang tepat untuk mencegah datangnya atau menjadi obat yang sangat manjur dalam mengatasi depresi. Dengan bermeditasi, maka anda akan mendapatkan ketenangan hati, dan fikiran anda.

Pernyataan tersebut telah dikemukakan oleh sujumlah peneliti. Dan memang benar hasinya, dengan bermeditasi bisa di ibaratkan sebagai obat antidepresan, yang mampu memberi ketenangan pada batin kita.

Dalam melakukan meditasi, anda harus berkonsisten. Lakukan hal itu secara rutin agar mencegah datangnya depresi. Jangan hanya  saat sedang butuh saja kalau melakukan meditasi, itu namanya tidak konsisten.

Meditasi bisa dilakukan dengan berbagai cara. Bagi Anda yang beragama Islam, melakukan zikir dan wirid merupakan bentuk meditasi yang sesuai dengan ajaran. Zikir adalah untuk melatih hati dan mulut lebih banyak mengingat Allah. Cara sperti itulah yang sangat manjur untuk mendapatkan ketentraman hati, jiwa, dan pikiran.

Biasakanlah untuk selalu berzikir sepanjang Anda beraktivitas,terutama setelah melakukan sholat 5 waktu. Bahkan waktu yang paling bagus dalam melakukan meditasi/ dzikir yaitu waktu tengah malam, dan imbangi dengan sholat tahajut/ hajat atau sholat-sholat sunnah lainnya. maka hati pun akan terasa lebih tenang, tentram, dan bisa menghadirkan suatu pemikiran yang positif.

2. Lakukan Olahraga Ringan

Melakukan rutinitas olahraga memanglah suatu hal yang sangat positif. Selain untuk menyehatkan badan, olahraga juga merupakan sarana yang bisa mengatasi depresi. Khususnya depresi ringan hingga depresi sedang. Lakukan rutinitas menyehatkan ini setiap pagi  hari, bahkan jika bisa sore hari juga lakukan. Namun waktu paling bagus yaitu di pagi hari.

Kenapa memilih pagi hari ? karena dipagi hari merupakan kondisi udara yang sangat segar, belum terkena banyak polusi udara. Sehingga dapat membuat tubuh anda menjadi bugar.
Apalagi jika Anda berolahraga di kawasan hujau, atau tempat yang masih banyak pepohonan. Itu merupakan tempat yang sangat baik karena akan ada banyak oksigen segar yang bisa dihirup sambil berolahraga.

Dalam berolahraga, banyak hal yang dapat anda lakukan. Olahraga tidak harus dengan cara yang berat-berat. Berjalan kaki mengelilingi kompleks pemukiman pun sudah cukup membantu. Atau jogging mengitari lapangan atau komplek atau juga jika memang rumah Anda dekat dengan taman, bisa juga melakukan joging ringan di sana.

3. Ringankan dengan Bercerita

Beban pikiran menumpuk, lelah, letih, itulah yang menjadi penyebab depresi. Maka mulai dari sekarang, apa pun hal yang membebani pikiran Anda, ringankan dengan bercerita. Depresi bisa muncul karena Anda menyimpan beban pikiran tersebut sendirian. Maka dengan bercerita kepada teman dekat, atau kerabat, maka setidaknya itu akan mengurangi beban anda, anda akan merasa sedikit lega setelah meluapkan semua beban pikiran anda.

Manfaatkanlah teman anda selagi mereka mampu sebagai tempat curahan isi hati anda. saling berbagi rasa, itulah sejatinya teman.

Dengan bercerita maka itu termasuk cara untuk mengeluarkan aura dan energi negatif yang ada akibat depresi. Setahap demi setahap anda luapkan apa saja yang mnjadi beban pikiran anda, sehingga teman anda akan memberikan sebuah solui untuk menciptakan sebuah ketenangan dalam diri anda.

Ceritakan apa yang memang Anda mau ceritakan. Jika ada sesuatu yang masih ingin disimpan, silakan simpan dahulu, katakan apa yang perlu dikatakan, dan tutupi apa yang memang itu pribadi anda.

Ketika nanti Anda sudah siap untuk mengeluarkan semuanya, maka lakukan saja. Karena jika terlalu lama menyimpan beban jelas tidak sehat untuk jiwa Anda dan justru akan menjadi sebuah depresi.

Tapi ingat, anda jangan bercerita kepada sembarangan orang. Berceritalah kepada orang tepat,yaitu orang yang memang sangat Anda percayai. Mereka yang bisa mengunci dan menyimpan seluruh cerita Anda hanya untuk dirinya saja.

4. Berliburlah

Akibat dari padatnya rutinitas pekerjaan, terkadang bisa mengakibatkan depresi karena kurangnya waktu santai. Apalagi bagi Anda yang aktif di media sosial pasti cukup mengenal dengan istilah “kurang piknik”.

Istilah yang dikemukakan oleh Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, ini menunjuk kepada mereka yang sering berpikir terlalu berat sehingga komentar yang muncul kerap aneh dan tidak sesuai konteks.

Memandang sesuatu secara berat dan rumit memang menjadi penyebab munculnya depresi. Pikiran akan semakin tertekan terus menerus yang seharusnya ada keseimbangan dengan suatu relasi untuk bersantai atau merefrash otak.

Oleh sebab itu, cara diatas adalah salah satu langkah tepat untuk mengatasi gejala depresi yaitu dengan lebih sering berjalan-jalan alias berlibur. Dengan berlibur, hati dan pikiran akan terefrash kembali dengan keadaan optimal dan akan lebih tenang nan bahagia. Sehingga ketika ingin memulai aktifitas yang baru akan terasa ringan di jalankan tanpa adanya beban pikiran yang menumpuk.

Tidak heran jika di setiap momen libur panjang, banyak  tempat-tempat wisata dipadati oleh banyak pengunjung. Dan sebagian banyak orang akan memilih berlibur ke luar kota. Mereka menuju tempat-tempat yang bisa dijadikan sarana mengurangi kadar stres saat bekerja.

Stres jika dibiarkan berlarut-larut maka akan berubah menjadi depresi, itulah hal yang sangat menghawatirkan. Hindarilah dengan lebih banyak berlibur.

5. Atur Asupan Makanan

Tahukah anda bahwa melalui makanan ternyata bisa mengurangi depresi loh? Perlu untuk anda ketahui bahwa memang mengonsumi makanan juga bisa mengurangi tingkat depresi seseorang. Tentu saja bukan sembarang makanan, melainkan makanan yang mengandung selenium dan magnesium tinggi. Kedua kandungan tersebut punya efek yang berguna untuk membantu menyembuhkan depresi.

Apa sajakah jenis makanan yang mengandung selenium dan magnesium ? Jenis makanan yang mengandung selenium antara lain : kacang-kacangan, gandum, dan ikan tuna. Sementara makanan yang banyak mengandung magnesium adalah: cokelat, biji bunga matahari, kerang, dan biji labu.

Mungkin hal tersebut sebelumnya tidak terlintas dibenak anda. Jadi, rutinkan mengonsumsi makanan yang mengandung dua jenis mineral tersebut agar tingkat depresi Anda bisa menurun.

6. Konsumsi Minyak Ikan

Depresi juga dapat diatasi dengan mengonsumsi minyak ikan loh. Selain bahan makanan yang mengandung selenium dan magnesium, para penderita depresi juga dianjurkan untuk mengonsumsi makanan dengan kandungan asam lemak omega-3.

Dari hasil riset  menunjukkan bahwa kekurangan asupan asam lemak dalam jumlah tertentu bisa memicu munculnya depresi.

Salah satu penyumbang asam lemak omega-3 yang cukup banyak yaitu daging ikan salmon. Kandungan sejenis juga bisa Anda dapatkan pada ikan albacore tuna dan ikan haring. Namun dua jenis ikan terakhir tampaknya cukup sulit Anda dapatkan di Indonesia, berbeda dengan ikan salmon yang sudah banyak tersdia di Indonesia.

7. Menulis Jurnal

Mungkin bagi sebagian orang tidak begitu tau jika dengan menulis merupakan aktifitas yang bisa mengurangi rasa depresi. Yups,, menulis memang mempunyai ragam manfaat, termasuk mengurangi kadar depresi.

Dengan menulis apa yang menjadi beban pikiran kita, itu sama saja dengan kita berbagi atau mencurahkan isi hati kita dengan cara menulisnya. Namun biasanya hal ini banyak dilakukan kepada sseorang yang cenderung tertutup kepada orang lain, sehingga dengan menulis merupakan media untuk mencurahkan isi hatinya.

Cara ini juga telah direkomendasikan oleh para ahli. Dan memang, survey membuktikan bahwa dengan menulis apa yang menjadi beban kita, maka itu akan membuat diri kita menjadi lega. Tidak perlu menulis dengan baik seperti para penulis novel atau penulis lainnya, karena tulisan itu tidak untuk dibaca orang lain.

Cara ini memang terlintas sederhana, namun cara ini sangat efektif dalam menjadi sara berbagi rasa.

Namun, anda tak perlu menyempat-nyempatkan waktu untuk menulisnya. Cukup ketika diwaktu senggang saja. Jika anda terlalu memaksakan diri untuk menulis di tengah kesibukan anda, itu justru akan semakin menambah kesibukan anda yang dikhawatirkan justru akan menambah stres saja. Jadi lakukanlah hal tersebut dengan santai, kita harus bisa menyesuaikan waktu yang tepat.

8. Konsumsi Kunyit

Indonesia merupakan negara yang memiliki potensial kekayaan sumber daya alam dan diantara beragam kekayaan alam tersebut ternyata menyimpan sumber makanan yang bisa mengurangi kadar depresi. Tepatnya adalah kunyit.

Iya benar, kunyit. Kunyit memang memiliki beragam manfaat, selain menjadi bumbu masak yang menghasilkan warna kuning ini, menurut hasil penelitian kunyit mempunyai manfaat yang tinggi untuk mengurangi gejala depresi.

Dalam studi yang dipublikasikan Journal of Ethnopharmacology ini menyebutkan jika kunyit mampu meningkatkan kadar serotonin dalam otak.

Kunyit sangat berpotensi dalam menurunkan kadar depresi dan sama efektifnya dengan obat-obatan fluoxetine atau Prozac. Namun, sudah pasti kunyit lebih unggul karena merupakan bahan alami.

9. Berusaha Tawaqal

Langkah yang terakhir untuk mengatasi depresi yaitu pasrah diri kepada tuhan YME. Karena tidak ada tempat untuk bersandar yang terbaik selain kepada Tuhan YME. Serahkan semua kehidupan yang kita jalani hanya kepada Yang Maha Esa. Karena yang mengatur segala kehidupan dialam semesta ini adalah tuhan, kita sebagai manusia hanyalah pelaku. Maka yakinkan bahwa Tuhan selalu memberikan yang terbaik kepada seluruh umatnya.

Dengan berserah diri kepada tuhan atas semua ketetapan yang sudah digariskan, maka pikiran kita pun tidak akan terbebani lagi oleh berbagai masalah kehidupan. Karena kita meyakini semuanya terjadi atas kehendak tuhan yang mau tidak mau harus kita jalani. Seperti nasib memang bisa kita ubah jika kita mau berusaha, namun yang namanya takdir itu tidak akan bisa dirubah, itu sudah menjadi kuasa tuhan. Setelah kita bisa berserah diri maka Hati pun akan lebih damai dan tenang.

Seberat apa pun masalah yang kita hadapi pasti ada jalan keluarnya. Syaratnya yaitu tetap tenang, dan mulai berfikir positif akan segala hal. Jika kita tidak mampu untuk berfikir etis dan rasional maka beban akan semakin menumpuk seperti halnya dalam masyarakat yang semakin kompleks seperti saat ini, kecenderungan seseorang mengalami depresi memang cenderung semakin tinggi. Karena mereka tidak bisa menyikapinya dengan pikiran positif, oleh karena itu jagalah selalu hati dan pikiran tetap tenang saat menghadapi masalah dalam hidup.

9 Cara Mengatasi Depresi atau Stres Tanpa Obat. Berhentilah untuk mengandalkan berbagai macam obat untuk bisa mengatasi depresi. Karena cara mengatasi depresi yang paling baik adalah selalu berserah diri hanya kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Leave a Reply